Syarif Mustaan merupakan lulusan S1 Sarjana Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 1991. Beliau juga telah menyelesaikan program Pascasarjana di Universitas Samawa (UNSA) NTB pada Program Studi Agro Bisnis dan meraih gelar Magister Sains (M.Si) pada tahun 2025.
Mengawali karier profesionalnya di PT Insan Mandiri Jakarta pada tahun 2000–2003 sebagai Micro Finance Specialist. Selanjutnya, beliau berkiprah sebagai konsultan pemberdayaan masyarakat di berbagai lembaga, antara lain GTZ ProFi, LSM Mandiri, PT KOGAS DRIYAP, dan Direktorat Jenderal Departemen Dalam Negeri RI pada periode 2007–2013.
Pada tahun 2007–2016, beliau menjadi konsultan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Di waktu yang bersamaan, sejak 2005–2017 beliau menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas di dua BPR, yaitu PD BPR NTB Sumbawa dan PD BPR NTB Sumbawa Barat. Kemudian pada 2018–2021, beliau dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengawas di kedua BPR tersebut. Sejak tahun 2022 hingga saat ini, Syarif Mustaan menjabat sebagai Komisaris Independen di PT BPR NTB Perseroda.
Berbekal pengalaman yang luas di sektor perbankan, beliau menguasai bidang Akuntansi Perbankan, Tata Kelola Perusahaan, Pengawasan Bank, Manajemen Risiko, Manajemen Keuangan, Pengelolaan SDM, serta Pemasaran Produk Kredit dan Simpanan. Selain itu, beliau memiliki kompetensi sebagai konsultan LKM dan Pemberdayaan Masyarakat di berbagai lembaga.
Dalam rangka pengembangan profesional, Syarif Mustaan telah mengikuti berbagai pelatihan, di antaranya Pelatihan Manajemen Risiko, Penyusunan SOP, Pelatihan Satuan Pengawas Internal, Metode Audit Investigasi, Penyusunan Rencana Bisnis BPR, Penerapan Tata Kelola BPR, serta Service Excellent. Beliau juga mengikuti pelatihan pengawasan eksternal LKM, Entrepreneurship Program IMS NTAADP, Manajemen Pendampingan Teknis Tata Ruang Wilayah, dan Manajemen Pengelolaan Kredit Program IMS NTAADP. Beliau memegang sertifikasi Direktur BPR dan Sertifikasi Komisaris BPR.
Syarif Mustaan aktif di Perbarindo sejak tahun 2015, menjadi anggota aktif, dan pernah menjabat di beberapa posisi strategis. Ia berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi ketentuan Bank Indonesia dan OJK setiap tahunnya.
Atas dedikasi dan kontribusinya, PD BPR NTB SUMBAWA meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu dari 3 besar BPR dengan kontribusi PAD melalui dividen tertinggi di antara 8 PD BPR NTB se-NTB. Selama perjalanan kariernya, beliau berhasil menerapkan tata kelola yang baik, menjaga manajemen keuangan yang sehat, melaksanakan mitigasi risiko yang komprehensif, serta mendorong pengembangan usaha dan peningkatan profit di setiap BPR tempat beliau berkarya.